Electrician : Jurnal Rekayasa dan Teknologi Elektro https://electrician.unila.ac.id/index.php/ojs <p>Publication for scientific research results in the field of electrical engineering which covers power system analysis, electrical energy conversion, high voltage technology, electronics, control system, telecommunication system, computer and interfacing, and information engineering.</p> <p>Published three-times a year (in January, May and September) by Department of Electrical Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Lampung.</p> Department of Electrical Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Lampung en-US Electrician : Jurnal Rekayasa dan Teknologi Elektro 1978-6042 Rancang Bangun Alat Pemilah Biji Kopi Berdasarkan Kualitas Buah Menggunakan Sensor TCS3200 https://electrician.unila.ac.id/index.php/ojs/article/view/2553 <p><em>Coffee fruit is a trade commodity that has been known for centuries. Coffee fruit can be processed into a delicious drink, but when coffee farmers harvest at the same time, farmers combine immature and ripe coffee fruit in one container, this results in a decrease in the quality of the taste. significant. In this research, the fuzzy Sugeno method was used to determine the classification of ripe, semi-ripe and ripe coffee fruit. This tool uses an Arduino Uno Atmega328 microcontroller to control the TCS3200 color sensor as a reader for the color of the coffee fruit and uses a servo to sort the coffee fruit according to quality. In testing the automatic control system for separating coffee beans based on color using the TCS3200 Color Sensor, it was successful in directing the coffee beans to a predetermined container.</em></p> <p>Keywords— <em>TCS3200 Sensor, Arduino ATmega328P,Coffee,Color,Quality,Fuzzy sugeno.</em></p> bayu rizki Pratama jaka persada sembiring Copyright (c) 2024 Electrician : Jurnal Rekayasa dan Teknologi Elektro https://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0 2024-05-30 2024-05-30 18 2 104 111 10.23960/elc.v18n2.2553 Analisis Penyempurnaan Nilai Harmonisa Pada Gardu Traksi Kereta Rel Listrik (KRL) Jalur Pesing – Duri Menggunakan Filter Pasif https://electrician.unila.ac.id/index.php/ojs/article/view/2560 <p>Kereta Rel Listrik (KRL) dalam operasionalnya disuplai tegangan 1500 VDC yang diperoleh dari 20 kV PLN kemudian diturunkan dengan sistem penyearah pada Gardu Traksi KRL. Penyearah yang prinsip kerjanya switching merupakan kategori beban <em>non-linear</em> dapat memproduksi harmonisa yang dapat menyebabkan penuruan kehandalan pada peralatan gardu traksi, selain itu kebutuhan daya reaktif yang berlebih dapat menghasilkan harmonisa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini dengan mengambil data daya termasuk data beban dan kapasitas transformator pada gardu traksi, kemudian dilakukan simulasi untuk mendapatkan nilai harmonisa awal tanpa filter pasif. Hasil pengujian pertama tanpa menggunakan filter pasif pada transformator 20 kV/1,5kV menunjukkan nilai harmonisa sebesar 20,37% hasil tersebut masih sesuai standar, sedangkan harmonisa yang dibutuhkan adalah &lt;5% (sesuai standar IEEE 519-2014) sehingga perlu dilakukan mitigasi perbaikan. Perbaikan dilakukan dengan menambahkan filter pasif <em>high-pass </em>pada bus transformator dan bus beban, hasil pengujian menggunakan filter pasif menunjukan penurunan nilai harmonisa menjadi 3,36%.</p> Yoggi Fernando Copyright (c) 2024 Electrician : Jurnal Rekayasa dan Teknologi Elektro https://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0 2024-05-30 2024-05-30 18 2 112 120 10.23960/elc.v18n2.2560 Rancang Bangun Alat Ukur Kadar Air Dan Pengering Biji-Bijian Berbasis Mikrokontroller https://electrician.unila.ac.id/index.php/ojs/article/view/2611 <p><strong><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">Alat ukur kadar air dan pengering biji-bijian merupakan alat yang dapat mengukur persentase kadar air pada biji-bijian. </span><span style="vertical-align: inherit;">Tujuan dari perancangan alat ini adalah untuk mengetahui berapa banyak kandungan air yang terdapat pada biji-bijian, hal ini sangat penting untuk menentukan nilai jual biji-bijian. </span><span style="vertical-align: inherit;">Kadar air yang baik berdasarkan SNI sebaiknya berkisar 14%. </span><span style="vertical-align: inherit;">Penentuan kadar air pada umumnya dilakukan dengan menggunakan oven, bagi petani cara ini cukup rumit karena petani harus membawa sampel ke laboratorium, selain itu juga memerlukan biaya yang cukup besar dan waktu yang cukup lama. </span><span style="vertical-align: inherit;">Oleh karena itu, petani membutuhkan suatu alat yang mampu mengukur kadar air gabah secara real time dan alat pengering gabah yang dapat digunakan terus menerus dan tidak bergantung pada kondisi cuaca. </span><span style="vertical-align: inherit;">Alat ini terdiri dari heater dan lampu pijar sebagai pemanas udara pada ruang pengering, sensor termokopel sebagai pendeteksi suhu, sensor kelembaban tanah sebagai pendeteksi kelembaban, kipas DC sebagai sumber sirkulasi udara pada kotak pengering. </span><span style="vertical-align: inherit;">LCD 16x2 sebagai penampil suhu, kelembaban, dan menggunakan Arduino nano sebagai mikrokontroler yang diprogram untuk menjalankan perangkat dan mengatur suhu ruang pengering, persentase kelembaban butiran dirancang maksimal 100%. </span><span style="vertical-align: inherit;">Apabila persentase kelembaban butiran kurang dari 100% dan lebih dari 14% maka heater, lampu pijar dan kipas DC akan aktif untuk memanaskan ruangan.</span></span></strong></p> Andri Agus Salim Endah Fitriani Tamsir Ariyadi Copyright (c) 2024 Electrician : Jurnal Rekayasa dan Teknologi Elektro https://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0 2024-05-30 2024-05-30 18 2 121 127 10.23960/elc.v18n2.2611 Pengendali Suhu Fermentasi Tempe Berbasis NodeMCU Dan Sensor DHT 22 https://electrician.unila.ac.id/index.php/ojs/article/view/2566 <p>Bagi pengusaha tempe, kontrol suhu sangat penting karena, secara historis, fermentasi kedelai menjadi tempe sering kali mengalami kegagalan, yang dapat menurunkan hasil produksi tempe karena cuaca dan suhu yang tidak mendukung. Perangkat yang memiliki setpoint suhu 33°C, 35°C, atau 37°C diperlukan untuk mengatur suhu dalam proses fermentasi tempe dalam upaya menjaga stabilitas suhu. Utilitas ini beroperasi sesuai dengan panduan Nodemcu ESP32. Lampu akan menyala jika suhu di bawah titik setel; jika di atas titik setel, lampu akan mati dan kipas akan menyala. Aplikasi Blynk memungkinkan untuk menampilkan data kontrol suhu, yang memfasilitasi pemahaman pengguna secara otomatis tentang proses fermentasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merancang alat pengatur suhu untuk proses fermentasi tempe yang dilengkapi dengan sensor DHT22 dan modul Nodemcu ESP 32. Penelitian ini menggunakan metodologi yang dimulai dengan tahap berikut yaitu perancangan dan pembuatan alat, dilanjutkan dengan pengujian alat,dan pengolahan hasil penelitian. Hasil percobaan kontrol suhu menunjukkan bahwa proses fermentasi tempe dapat berhasil dikontrol pada beberapa setpoint, termasuk 33 °C setelah 25 jam jamur bisa tumbuh,&nbsp; dan konsumsi daya nyala lampu 19 jam yaitu 15976,6 Wh.</p> Arief Setiawan Yosi Apriani Zulkifli Saleh Feby Ardianto Copyright (c) 2024 Electrician : Jurnal Rekayasa dan Teknologi Elektro https://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0 2024-05-30 2024-05-30 18 2 128 138 10.23960/elc.v18n2.2566 Protokol SOAP dalam Implementasi Sistem Presensi Pegawai Universitas Lampung https://electrician.unila.ac.id/index.php/ojs/article/view/2674 <p>Intisari — Pengelolaan presensi pegawai merupakan aspek penting dalam penyelenggaraan perkuliahan di perguruan tinggi. Sistem presensi yang tidak terintegrasi dapat mengakibatkan ketidakakuratan data kehadiran pegawai yang berakibat pada kesulitan dalam monitoring dan evaluasi kinerja pegawai. Penelitian ini bertujuan untuk pemanfaatan protokol SOAP dalam implementasi sistem presensi pegawai. Sistem ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan akurasi presensi pegawai serta mempermudah pemantauan presensi pegawai secara real-time.</p> <p>Sistem ini menggunakan endpoint berupa mesin Fingerprint &nbsp;untuk mencatat kehadiran pegawai. Data kehadiran dikumpulkan secara real-time dengan metode GET ke mesin serta memiliki beberapa jenis tampilan antarmuka yang disesuaikan dengan pengguna dan dilengkapi dengan fitur statistik harian serta rekap ketidakhadiran. Dengan protokol SOAP dalam implementasi sistem presensi pegawai dapat menjadi solusi yang efektif untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi presensi pegawai. Sistem ini lebih efisien, akurat, real-time, dan transparan dibandingkan dengan sistem presensi yang belum tersistem.</p> <p><strong><br></strong>Kata kunci <strong>—</strong> Protokol, SOAP, Sistem Informasi, Presensi, Pegawai</p> Ubaidah Copyright (c) 2024 Electrician : Jurnal Rekayasa dan Teknologi Elektro https://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0 2024-05-30 2024-05-30 18 2 139 143 10.23960/elc.v18n2.2674 Rumah Pintar dengan Lampu Kontrol Suara Menggunakan Arduino Uno R3 https://electrician.unila.ac.id/index.php/ojs/article/view/2567 <p>Science and technological advancements have influenced human existence favorably, which has now reached the era of electric voice commands. An intelligent home management system enables humans to control their home's electrical devices, such as lights, using simple voice commands, reducing the need to move around to turn equipment on or off. When users of indoor lighting run the system or switch on the lights by using sound waves, the sound sensor delivers an input signal to the microcontroller, which is then processed with the microcontroller's output in the form of a voltage to turn on the load. The system will operate when the FC-04 sound sensor receives sound input (sound code). The FC-04 sound sensor can only generate a digital output signal in the form of a clap with a value of 1 and 0, which is then collected on Arduino with a value of more than 400 million by the software uploaded to be used as a 5-volt output to switch on or off the lights. This is because when turning on the lights from a specific distance, numerous things might affect them, including the sensitivity of the sound sensor and noise levels in the surrounding area.</p> <p>&nbsp;</p> <p>Intisari — Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi telah memberikan pengaruh positif terhadap keberadaan manusia, yang kini telah mencapai era perintah suara listrik. Sistem manajemen rumah yang cerdas memungkinkan manusia mengontrol perangkat listrik di rumah mereka, seperti lampu, menggunakan perintah suara sederhana, sehingga mengurangi kebutuhan untuk bergerak untuk menyalakan atau mematikan peralatan. Ketika pengguna penerangan dalam ruangan menjalankan sistem atau menyalakan lampu dengan menggunakan gelombang suara, maka sensor suara akan mengirimkan sinyal input ke mikrokontroler, yang kemudian diproses dengan output mikrokontroler berupa tegangan untuk menghidupkan beban. Sistem akan beroperasi ketika sensor suara FC-04 menerima input suara (kode suara). Sensor suara FC-04 hanya dapat menghasilkan sinyal keluaran digital berupa tepukan dengan nilai 1 dan 0, yang kemudian dikumpulkan di Arduino dengan nilai lebih dari 400 juta melalui software yang diunggah untuk digunakan sebagai Output 5 volt untuk menghidupkan atau mematikan lampu. Pasalnya, saat menyalakan lampu dari jarak tertentu, banyak hal yang mungkin mempengaruhinya, termasuk sensitivitas sensor suara dan tingkat kebisingan di sekitar.</p> Calvin Mamahit Copyright (c) 2024 Electrician : Jurnal Rekayasa dan Teknologi Elektro https://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0 2024-05-30 2024-05-30 18 2 144 152 10.23960/elc.v18n2.2567 Power Analysis of 3 Phase Induction Motor Drive Conveyor 06 at PT. Mitrabara Adiperdana https://electrician.unila.ac.id/index.php/ojs/article/view/2587 <p>Conveyor belt is a material handling tool that is widely used in minning industry. The tool consists of belts or tires made of various types of materials that are resistant to the transportation of solid objects or coal. In order to drive the conveyor, a 3-phase induction motor is needed. PT. Mitrabara Adiperdana used induction motors on each conveyor including conveyor 06. With consumer demand, motors continue to operate to drive conveyors in transporting coal on stockpiles filling barges. The number of berges filled makes the motor continue to operate to move the conveyor for up to one full day. Therefor, it is necessary to analyze the power of consumption and performance level of the motor on conveyor 06, because if there is demage to the motor, the production process on conveyor will be hampered. From the primary data obtained in the field by making direct measurements and obtained the calculation results, the power value is 35.058 Kw when the conveyor is not loaded and 81.80 kw when the conveyor is loaded. With the result of power used when loaded, the calculation of efficiency is 69,45%. Whith this value, the conveyor motor 06 operates less effectively. It is stated be effective when the efficiency value is between 80% and 100% of the effeciency value on motor rating rate.</p> abdul muis prasetia Linda Sartika Hironimus Copyright (c) 2024 Electrician : Jurnal Rekayasa dan Teknologi Elektro https://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0 2024-05-30 2024-05-30 18 2 153 160 10.23960/elc.v18n2.2587 Perancangan Sistem Deteksi Objek Pada Robot Transporter Menggunakan Metode Darknet YOLOv8 https://electrician.unila.ac.id/index.php/ojs/article/view/2595 <p>Perkembangan teknologi robotika, khususnya pada robot transporter dapat meningkatkan<br>kualitas maupun kuantitas produksi berbagai pabrik. Robot transporter merupakan salah satu jenis<br>robot yang bertujuan untuk mengambil benda dan memindahkannya ke tempat lain. Pada penelitian<br>ini, metode darknet YOLOv8 diterapkan pada robot transporter untuk memberikan kemudahan dalam<br>proses pelatihan dan deteksi objek. Algoritma YOLO (You Only Look Once) merupakan salah satu<br>metode dalam bidang deep learning yang saat ini sangat populer dalam pendeteksian objek, dan<br>memungkinkan deteksi objek dengan tingkat keakuratan tinggi. Dalam penelitian ini, ESP32 CAM<br>digunakan sebagai kamera deteksi objek dan modul WiFi pada robot transporter. Tujuan utama dalam<br>penelitian ini adalah mengatasi tantangan deteksi objek dalam situasi dinamis, seperti perubahan objek<br>di sekitar robot transporter. Dengan demikian, diharapkan robot dapat merespons dengan cepat<br>terhadap perubahan lingkungan, dan meningkatkan efisiensi tugas transportasi.</p> Yudha Febrian Yudha Aditya Ari Yudha Aditya Rasyid Ammary Yahya Rasyid Naufal Indra Ardhana Indra Melati Wangi Windari Melati Copyright (c) 2024 Electrician : Jurnal Rekayasa dan Teknologi Elektro https://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0 2024-05-30 2024-05-30 18 2 161 170 10.23960/elc.v18n2.2595 Pengembangan Mini Drone Berbasis ESP32 dengan Roll dan Pitch Control Menggunakan Algoritma PID https://electrician.unila.ac.id/index.php/ojs/article/view/2597 <p><strong><em>A drone, or UAV (Unmanned Aerial Vehicle), is an aircraft that can be operated from a distance. Controlled by a pilot through remote control or having autonomy capabilities. Drones operate on the principle of the lifting power generated by the rotation of the beam-beam controlled by a rotor or electric motor. When the drones are activated, the control system will stabilize the drone using the stabilize feature. Furthermore, when the user controls the drone through a remote control device, the change in the angle of the sensor will be detected. When the x-axis on the joystick is more positive, the drone will automatically move on the negative x axis. On the contrary, if the x -axis of the joystick is more negative, the Drone automatically moves on the positive x as well for the y axis. In the implementation of PID controllers, the motor speed at the maximum moment is used for the maximum limit so that at the time of use the motor values are not excessive when responding when the error value on the sensor is at maximum. However, the result of the determination of the maximum PWM value did not work properly, because the mechanics made were not accurate so that at the first to final trial there was a difference of position at the initial determination. The PID control system applied to this drone still shows a tendency to experience movements that exceed the desired values, especially in the pitch and roll axes.</em></strong></p> Elshinta Ryzty Copyright (c) 2024 Electrician : Jurnal Rekayasa dan Teknologi Elektro https://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0 2024-05-30 2024-05-30 18 2 171 182 10.23960/elc.v18n2.2597 Rancang Bangun Sistem Transfer Liquid Berbasis Arduino Uno Menggunakan Sensor YF-S401 https://electrician.unila.ac.id/index.php/ojs/article/view/2602 <p>This article discusses the design of a liquid transfer system using a YF-S401 flow sensor and the evaluation of various calibration factors to create a reliable system. The research methods included water flow measurement, system component selection, system design, and workflow. The research results showed that a calibration factor of 50 was the optimal choice, showing good liquid transfer precision at a scale of 100 ml. However, testing at a scale of 200 ml and 300 ml showed suboptimal performance, especially in maintaining liquid transfer precision. Further development recommended in the selection of more reliable components, the improvement of the Arduino Uno program, and the implementation of technologies such as real time operating system (RTOS) to improve the accuracy of the liquid transfer system at larger scales. Overall, this research provides important insights for the development of automatic liquid transfer systems with a focus on precision in various measurement scales.</p> <p>Keywords—Liquid transfer system, Flow sensor, Calibration factor, Water flow measurement, Arduino Uno</p> Dimas Alfarizky Ilham Abdurrakhman Hamid Al-Azhari Djuniadi Djuniadi Copyright (c) 2024 Electrician : Jurnal Rekayasa dan Teknologi Elektro https://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0 2024-05-30 2024-05-30 18 2 193 191 10.23960/elc.v18n2.2602 L1-Minimization Sinyal Pergerakan Doppler Objek Untuk Pemulihan Sinyal Pada Radio Detection And Ranging Array https://electrician.unila.ac.id/index.php/ojs/article/view/2604 <p><strong>Sinyal yang ditransmisikan dari suatu pemancar <em>radio detection and ranging </em>adalah berupa gelombang elektromagnetik yang diarahkan ke arah objek dan memiliki cakupan wilayah sebaran gelombang untuk mendeteksi objek melalui sinyal pantulan dari objek ke bagian penerima <em>radio detection and ranging</em>. Media <em>wireless </em>yang digunakan untuk transmisi sinyal ke objek dipengaruhi gangguan dari derau sehingga sinyal terima pantulan objek tidak maksimal dalam penerimaan di <em>radio detection and ranging</em><em> receiver</em>. Pergerakan objek dan perpindahan posisi objek menghasilkan respon atau tanggapan dari <em>radio detection and ranging</em>. Pada penelitian ini, sinyal pergerakan <em>doppler </em>objek dioptimasi melalui pemulihan <em>L</em><em>1-minimization </em>dan pemulihan sinyal terima dari perangkat <em>radio detection and ranging array </em>berhasil dilakukan. Pengujian perangkat <em>array </em>juga berhasil dilakukan terhadap objek di jarak satu meter, dua meter dan tiga meter dengan masing-masing pergerakan objek ke arah kanan dan ke kiri dari posisi awal objek terhadap perangkat <em>array </em>sejauh 50 cm dan 100 cm. <em>Array </em>pada perangkat <em>transceiver radio detection and ranging </em>diletakkan sejajar menghadap objek. Hasil pengukuran kinerja pemulihan sinyal menggunakan <em>L</em><em>1-minimization </em>dan estimasi sinyal menghasilkan amplitudo tegangan sinyal hasil paling baik yaitu 359725.8655 V pada jarak 50 cm pergerakan objek ke arah kanan perangkat <em>array </em>sedangkan <em>mean square error </em>yang dihasilkan 1.653 % pada rasio <em>signal to noise </em>226773.8723 dB serta 290737.6723 dB sebagai hasil dari rasio <em>peak signal to noise.</em></strong></p> Puspa Kurniasari Iwan Pahendra Anto Saputra Melia Sari Copyright (c) 2024 Electrician : Jurnal Rekayasa dan Teknologi Elektro https://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0 2024-05-30 2024-05-30 18 2 192 201 10.23960/elc.v18n2.2604 Analisis Setting Over Current Relay Satu Fasa Ke Tanah Sistem 20 Kv Pada Recloser B 21 Penyulang Salju Gardu Induk Teluk Betung Berbasis Etap https://electrician.unila.ac.id/index.php/ojs/article/view/2683 <p>Gangguan jaringan sistem 20 kV selalu berpotensi terjadi dan penyebab yang paling sering menyebabkan gangguan adalah gangguan hubung singkat 3 fasa, 2 fasa, 2 fasa ke tanah dan 1 fasa ketanah. Dalam mengamankan jaringan dari gangguan-gangguan tersebut maka dibutuhkan peralatan proteksi pada jaringan sistem 20 kV yang sensitif, selektif, cepat, andal dan sederhana. Relai yang paling sering bekerja pada recloser B 21 adalah Over Current Relay (OCR) satu fasa ke tanah. Perhitungan dan Analisa waktu kerja OCR satu fasa ke tanah pada recloser B 21 penyulang Salju dilakukan pada outgoing dan incoming serta waktu kerja recloser. Setelah data-data tersebut didapatkan, dilanjutkan dengan menganalisa koordinasi setting OCR satu fasa ketanah antara recloser B 21 dengan outgoing penyulang Salju mengguankan software Etap. Teknik pengambilan data dilakukan dengan metode studi pustaka, literatur, wawancara, dan pemodelan sistem. Hasil perhitungan arus gangguan hubung singkat satu fasa tanah pada 1% jaringan atau 1.88 km sebesar 288.396 A, sedangkan arus gangguan hubung singkat satu fasa ke tanah yang mempunyai nilai minimum terletak pada 100% jaringan atau 18.8 km sebesar 202.65 A. Hasil perhitungan pada OCR satu fasa ke tanah incoming tms = 0.26, t = 0.7 detik, outgoing tms = 0.1, t = 0.3 detik dan recloser tms = 0.062, t = 0.2 detik dan setting eksisting dari PLN adalah incoming tms = 0.37, t = 1 detik, outgoing tms = 0.047, t = 0.15 detik dan recloser tms = 0.03, t = 0.09 detik. Dari hasil pengamatan data yang diperoleh, direkomendasikan untuk mempertimbangkan resetting pada recloser B 21, outgoing penyulang Salju dan incoming agar menaikkan setting relai sehingga ketika merasakan arus pick up relai tidak langsung trip.</p> JECKSON SON Copyright (c) 2024 Electrician : Jurnal Rekayasa dan Teknologi Elektro https://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0 2024-05-30 2024-05-30 18 2 202 211 10.23960/elc.v18n2.2683 Studi Pengaruh Pembangkit Listrik Tenaga Bayu Kecepatan Variabel Yang Berbasis SCIG Terhadap Tegangan Dan Rugi - Rugi Daya Sistem Distribusi https://electrician.unila.ac.id/index.php/ojs/article/view/2609 <p>Pembangkit listrik tenaga angin adalah salah satu jenis pembangkit listrik yang menggunakan energi angin sebagai sumber utama untuk menghasilkan energi listrik. Penelitian ini menganalisis pengaruh pembangkit listrik tenaga angin terhadap tegangan dan rugi – rugi daya pada kondisi beban ringan, beban puncak, dan beban rata – rata pada sistem distribusi. Data yang akan digunakan adalah data sistem distribusi 33 bus dan data jaringan sistem distribusi. Kemudian secara menyeluruh mengenai perhitungan dari besar tegangan dan rugi – rugi daya sistem distribusi menggunakan <em>software </em>MATLAB versi R2016A. Penelitian ini memperoleh hasil tegangan terendah pada sistem distribusi 33 bus terjadi pada bus 18, sehingga bus tersebut yang akan dihubungkan PLTB. Dengan meningkatnya daya mekanik turbin, profil tegangan sistem untuk berbagai kondisi beban semakin baik. Pada sistem distribusi sebelum terhubung PLTB profil tegangan terbaik pada beban ringan sebesar 0,9378 pu dan profil tegangan terburuk pada beban puncak sebesar 0,8671 pu. Setelah sistem terhubung PLTB pada beban ringan menjadi 0, 9466 pu, beban puncak menjadi 0,8771 pu, dan beban rata – rata menjadi 0,9131 pu. Dengan terhubungnya sistem dengan PLTB rugi – rugi daya pada beban ringan berkurang sampai dengan 184,8918 kW (Pm = 2,0200 pu), beban puncak berkurang sampai dengan 807,7297 kW (Pm = 3,6880 pu), dan beban rata – rata berkurang sampai dengan 437,8619 kW (Pm = 2,7709 pu).</p> Muhammad Wisnu Satriyo Agni Copyright (c) 2024 Electrician : Jurnal Rekayasa dan Teknologi Elektro https://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0 2024-05-30 2024-05-30 18 2 212 223 10.23960/elc.v18n2.2609 Performa Chatbot AI Sebagai Asisten Digital dI PT TELKOM WITEL KARAWANG https://electrician.unila.ac.id/index.php/ojs/article/view/2514 <p>Abstrak<br>Dalam sebuah perusahaan, pekerjaan satu divisi akan mempengaruhi divisi yang lainnya. Maka, agar <br>pekerjaan pada suatu perusahaan dapat berjalan dengan baik, semua divisi yang terlibat harus terintegrasi <br>dengan baik juga. Salah satu faktor yang dapat mendukung koordinasi antara divisi dapat berjalan dengan <br>baik adalah dengan menggunakan chatbot yang berbasis AI sebagai asisten digital. Penggunaan chatbot <br>berbasis AI sebagai asisten digital dapat membuat komunikasi antara divisi yang ada di perusahaan menjadi <br>lebih efisien. Karena chatbot yang digunakan dapat terintegrasi dengan database, chatbot juga dapat menjadi <br>media distribusi data antar divisi di perusahaan.</p> M.Fadhlul Rahman Prabowo Joko Pramono Copyright (c) 2024 Electrician : Jurnal Rekayasa dan Teknologi Elektro https://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0 2024-05-31 2024-05-31 18 2 224 228 10.23960/elc.v18n2.2514 Rancang Bangun Alat Multimeter Dengan Output Suara https://electrician.unila.ac.id/index.php/ojs/article/view/2624 <p><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">Multimeter digunakan oleh para teknisi untuk mengetahui nilai suatu besaran komponen elektronika. </span><span style="vertical-align: inherit;">Saat ini untuk membantu orang yang tuna netra atau gangguan penglihatan untuk mengukur peralatan elektronika belum tersedia. </span><span style="vertical-align: inherit;">Tujuan penelitian ini merancang multimeter dengan </span></span><em><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">keluaran</span></span></em><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"> suara untuk membantu para tuna netra atau orang yang mengalami gangguan penglihatan dapat menggunakan alat bantu tersebut. </span><span style="vertical-align: inherit;">Alat ini dilengkapi dengan box yang berisikan sensor PZEM-004T sebagai pengukuran tegangan AC dan arus AC, ACS712 digunakan sebagai pengukur arus DC, Sensor </span></span><em><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">tegangan</span></span></em><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"> sebagai pengukuran tegangan DC, Arduino Mega2560 sebagai mikrokontroller, DFPlyer Mini sebagai tempat </span></span><em><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">micro</span></span></em><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"> SD untuk pemutar file suara, LCD 16x2 sebagai tampilan hasil pengukuran, tombol </span></span><em><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">push button</span></span></em><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"> sebagai menu pemilihan untuk besaran yang akan diukur. </span><span style="vertical-align: inherit;">Pada pengukuran tegangan DC diperoleh nilai rata-rata persentase keberhasilan sebesar 87,07%. </span><span style="vertical-align: inherit;">Pada pengukuran arus DC dengan nilai besaran arus yang berbeda dan diperoleh nilai rata-rata persentase keberhasilan sebesar 96,20%. </span><span style="vertical-align: inherit;">Pada pengukuran tegangan AC diperoleh nilai rata-rata persentase keberhasilan sebesar </span></span><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">99,87%. </span></span><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">Pada pengukuran resistansi dengan nilai besaran resistor yang berbeda diperoleh nilai rata-rata persentase keberhasilan sebesar </span></span><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">94,80%. </span><span style="vertical-align: inherit;">Pada pengujian arus AC pada beban arus yang berbeda diperoleh nilai rata-rata persentase keberhasilan sebesar </span></span><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">89,15%. </span></span> <span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">Pada </span></span><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">pengujian jenis transistor yaitu untuk menentukan jenis transistor NPN atau PNP diperoleh hasil yang sangat presisi yaitu sesuai dengan data </span></span><em><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">sheet</span></span></em><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"> yang telah ada. </span><span style="vertical-align: inherit;">Kemudian pada </span></span><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">pengujian suara dengan menyesuaikan antara tampilan pembacaan hasil pengukuran pada LCD dengan keluaran suara pada </span></span><em><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">speaker</span></span></em><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"> diperoleh hasil yang sesuai </span></span><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">.</span></span></p> Tri Sakti Sutrisno Koko Joni Achmad Fiqhi Ibadillah , Haryanto Deni Tri Laksono Dian Neipa Purnamasari Copyright (c) 2024 Electrician : Jurnal Rekayasa dan Teknologi Elektro https://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0 2024-05-31 2024-05-31 18 2 229 240 10.23960/elc.v18n2.2624 Front Matter Volume 18 No 2 Mei 2024 https://electrician.unila.ac.id/index.php/ojs/article/view/2685 Yudi Eka Putra Copyright (c) 2024 Electrician : Jurnal Rekayasa dan Teknologi Elektro https://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0 2024-05-31 2024-05-31 18 2 10.23960/elc.v18n2.2685