Pemetaan Risiko Spasial Multi-Bencana Banjir dan Longsor Dengan Analisis Keputusan Multi – Kriteria pada Kabupaten Pesawaran

Main Article Content

Rizkima Akbar Setiawan
Trisya Septiana
Muhammad Nur Khawarizmi
Puput Budi Wintoro

Abstract

Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung, memiliki kerentanan tinggi terhadap bencana hidrometeorologi akibat interaksi kompleks antara topografi, iklim, dan tutupan lahan. Penelitian ini mengembangkan model penilaian risiko multi-bencana (banjir dan longsor) dengan menggunakan Analisis Keputusan Multi-Kriteria (AKMK). Metode Entropi digunakan untuk menentukan bobot tiga parameter utama secara objektif: kemiringan lereng, intensitas curah hujan, dan tutupan lahan, guna mengurangi bias dan meningkatkan reprodusibilitas. Hasil pemetaan overlay berbobot menunjukkan bahwa 18% wilayah termasuk zona risiko tinggi banjir, terutama di daerah pesisir rendah, sementara 22% tergolong risiko tinggi longsor di kawasan berbukit dengan kemiringan >30°. Validasi dengan data kejadian bencana dari BPBD menunjukkan tingkat akurasi spasial sebesar 85%, membuktikan keandalan model. Peta risiko yang dihasilkan menjadi alat pendukung pengambilan keputusan yang efisien dan berbiaya rendah untuk perencanaan mitigasi bencana dan pengembangan tata ruang. Kerangka kerja ini memiliki potensi untuk direplikasi di wilayah lain dengan keterbatasan data, menawarkan pendekatan penilaian risiko yang efisien dan skalalabel.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Akbar Setiawan, R., Septiana , T., Khawarizmi, M. N., & Wintoro, P. B. (2026). Pemetaan Risiko Spasial Multi-Bencana Banjir dan Longsor Dengan Analisis Keputusan Multi – Kriteria pada Kabupaten Pesawaran . Electrician : Jurnal Rekayasa Dan Teknologi Elektro, 20(2), 184-191. https://doi.org/10.23960/elc.v20n2.2938
Section
Articles

DB Error: Unknown column 'Array' in 'WHERE'