Rancang Bangun Stadiometer Digital untuk Deteksi Dini Risiko Stunting pada Anak Usia 2-5 Tahun Berbasis ESP32
Main Article Content
Abstract
Stunting mendapatkan perhatian khusus kaitannya dengan pembangunan berkelanjutan karena termasuk dalam beban gizi utama di Indonesia. Berdasarkan hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) Tahun 2024, prevalensi stunting di Indonesia adalah sebesar 19,8% atau lebih rendah 0,3% dari target 20,1%. Hasil SSGI Tahun 2024 juga menunjukkan adanya penurunan prevalensi stunting di Indonesia dari sebelumnya 21,5% pada Tahun 2023. Berbagai cara dilakukan untuk dapat menurunkan angka stunting di Indonesia. Salah satunya dengan memanfaatkan teknologi untuk pencegahan dini stunting. Rancang bangun stadiometer digital bertujuan untuk deteksi dini risiko stunting pada anak usia 2-5 tahun. Dalam penelitian ini, stadiometer digital digunakan untuk mengukur tinggi badan dan mengidentifikasi status risiko stunting. Pengukuran tinggi badan menggunakan sensor ultrasonik HC-SR04 dengan menerapkan pendekatan regresi linier pada rumus yang digunakan. Hasil pengukuran tinggi badan, data usia, dan data jenis kelamin diolah menggunakan ESP32 untuk dapat menentukan status risiko stunting. Data yang diterima ESP32 akan dibandingkan dengan data tabel standar Tinggi Badan berdasarkan Usia (TB/U) yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Berdasarkan hasil pengujian, stadiometer digital dalam penelitian ini mencapai keakuratan 96,67% dalam menentukan status risiko stunting. Data status risiko stunting dalam alat tersebut ditampilkan pada LCD 16x2.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.