Analisis Pengaruh Variasi Jumlah Kutub dan Jarak Celah Magnet Rotor Terhadap Performan Generator Sinkron Fluks Radial

Anizar Indriani

Abstract


Intisari---Generator ditemukan secara luas dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam industri kelistrikan. Generator yang sering ditemukan adalah jenis generator aksial dan radial. Komponen utama dari generator adalah rotor, stator dan penggerak utama. Komponen utama dari generator ini memiliki unsur-unsur pendukung seperti kumparan, magnet dan banyak lagi. Fungsi rotor dan stator adalah untuk menghasilkan induksi medan magnet karena gerakan yang terjadi antara rotor dan stator. Penempatan stator dan komponen rotor tergantung pada jenis generator yang digunakan, ada stator yang didalam rotor dan ada yang di luar rotor. Kondisi pemasangan dan penempatan stator dan rotor, jumlah lilitan kumparan dan magnet dapat mempengaruhi kinerja generator. Seperti pada generator sinkron  fluks radial memiliki rotor sebagai magnet (magnet rotor) yang berada di luar llitan kumparan stator. Beberapa studi telah meneliti tentang pengaruh jumlah lilitan kumparan, magnet dan jarak celah udara dalam generator fluks aksial dan radial terhadap kinerja generator seperti adanya distorsi harmonik dan lain-lain. Dalam tulisan ini kita akan fokus pada pengaruh magnet rotor dengan variasi jumlah kutub  dan jarak celah udara  lilitan kumparan stator terhadap kinerja generator sinkron fluks radial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin kecil jarak celah udara magnet rotor dan stator coil maka tegangan yang dihasilkan lebih besar. Untuk jarak celah udaraudara magnet rotor dan lilitan kumparan  stator  1mm  dan 2mm pada putaran  rendah 200 rpm diperoleh tegangan 43,5 volt dan 39,2 volt untuk pengujian tanpa beban. Pada  pengujian berbeban diperoleh tegangan 30 volt dan 26,8 volt dengan jarak celah udara (gap) yang sama dan besarnya arus yang dihasilkan  0,21 mA.

Kata Kunci---Generator sinkron fluks radial, jarak celah udara, variasi jumlah kutub, Tegangan, Arus.

Abstract---Generators are found widely in everyday life, especially in the electricity industry. Generators that are often found are the type of axial and radial generator. The main component of the generator are rotor, stator and the prime mover. The main components of this generator has support elements such as coils, magnets and more. The function of the rotor and stator is to generate a magnetic field induction due to motion that occurs between the rotor and stator. Placement of stator and rotor component depending on the type of generator used, there is a stator in the rotor and some are outside the rotor. Conditions of installation and placement of the stator and rotor, the number of coil windings and magnets can affect the performance of the generator. As in the radial flux of synchronous generator has the rotor as magnet (magnet rotor) which are beyond the stator winding coils. Several studies have examined the influence of the number of winding coils, magnets and distance of air gap in the axial and radial generator to performance of the generator such as harmonic distortion and others. In this paper we will focus on the study of the influence of the magnetic pole variation and air gap distance rotor and stator coil windings to the performance of a synchronous generator. The results show that the smaller the air gap distance magnet rotor and the stator coil winding voltage generated greater. For the distance of air gap and coil magnet motor stator coil 1mm and 2mm at low rpm to 200 rpm are obtained a voltage of 43.5 volts and 39.2 volts for no-load testing and for testing by using load are obtained  voltage of 30 volts and 26.8 volts with the gap distance equal and a current of 0.21 mA.

Keywords--- Radial flux of synchronous Generator , Distance of air gap , magnetic pole variation, Voltage, Current


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.