Sistem Pendingin Ikan Tenaga Surya Berbasis Mikrokontroler ATMEGA328

  • Muhammad Yasin Department of Electrical Engineering Faculty of Engineering University of Lampung Jl. Sumantri Brojonegoro 1, Bandar Lampung
  • Herlinawati Herlinawati
  • Syaiful Alam

Abstract

Abstrak— Salah satu permasalahan yang sering dihadapi oleh nelayan adalah mengenai penanganan pasca penangkapan. Nelayan mengharapkan ikan yang ditangkap tetap segar sampai di tangan konsumen, sehingga dapat dijual dengan harga jual yang tinggi, tetapi fakta yang ada saat ini ikan hasil tangkapan sering mengalami perubahan baik secara fisik maupun kimia yang kemudian secara bertahap mengarah pada proses pembusukan sehingga mengakibatkan harga jual ikan menjadi berkurang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merangcang sebuah pendingin ikan tenaga surya yang dapat mempertahankan suhu dengan jangka suhu 0-5°C dan dapat diimplementasikan langsung di nelayan sehingga diharapkan dapat membantu nelayan dalam penanganan ikan pasca penangkapan. Alat ini mempunyai mempunyai kapasitas 35 Kg ikan. Pengujian alat ini dilakukan di desa Pulau Pasaran, Bandar lampung. Pengujian dilakukan selama 3 jam. Dari hasil pengujian didapatkan alat pendigin dapat mempertahankan suhu 0-5°C sesuai dengan standar. dan berdasarkan perhitungan alat ini dapat hidup selama 7,9 jam. Kata Kunci : Nelayan, Ikan, Pendingin, Panel Surya Intisari— One of the problems frequently faced by fisherman is about post-catched fish handling. Fishermen expect to have fresh fishes delivered for consumers in the market places to get high selling price when they are sold. However, the current fact is that the fishes are commonly found to be physically and chemically changed and then gradually, the quality is going low due to the loss of preservation which causes the selling price of the fishes decreases. This research aims to design a solar powered fish chiller system that can maintain the temperature in a range of 0°C until 5°C and be able to be implemented for fisherman directly, so that can help them in handling fish after catching. The instrument has a capacity in the amount of 35 kilograms fish. It is tested in a village of Pasaran Island, Bandar Lampung. The testing periode that was carried out is 3 hours. The analysis of the data concludes the chiller system can maintain the standard temperature between 0°C and 5°C and exxtrapolation of the analysis states that the system can be active in 7,9 hours. Keywords : Fisherman, fish, chiller, solar panel
Published
2018-07-18
Section
Articles