Karakteristik Dielektrik Isolator Polimer Resin Epoksi Berbahan Pengisi Abu Tongkol Jagung

  • Yuditirajab Harun Jurusan Teknik Elektr Universitas Ichsan Gorontalo Jl. Ahmad Najamuddin No.17 Kota Gorontalo
  • Amelya Indah Pratiwi Jurusan Teknik Elektr Universitas Ichsan Gorontalo Jl. Ahmad Najamuddin No.17 Kota Gorontalo

Abstract

Intisari — Pengembangan isolator polimer semakin meningkat dikarenakan sifat dielektrik isolator polimer lebih baik dibanding kaca dan keramik, konstruksi relatif lebih ringan, ketahanan kimia yang baik, ketahanan yang tinggi terhadap asam, memiliki sifat kedap air (hidrophobik) dan proses pembuatannya yang relatif lebih cepat dibandingkan isolator keramik dan kaca. Adapun kekurangannya yakni bahannya kurang tahan  terhadap  perubahan  cuaca  yang  menyebabkan  kekuatan  mekanis  menurun  dan  kerusakan  fisik  isolator. Kekurangan tersebut dapat diperbaiki dengan menambahkan bahan pengisi (filler) pada bahan isolator, seperti pasir silika, ataupun abu arang yang banyak mengandung silika. Penelitian ini mengkaji karakteristik dielektrik isolator polimer berbahan pengisi abu arang tongkol jagung. Bahan resin epoksi yang di gunakan adalah Dyglicidyl Ether Of Bisphenol-A (DGEBA) sebagai bahan dasar dan Metaphenylene Diamine (MPDA) sebagai bahan pengeras dengan perbandingan campuran 2:1 dan dicampurkan bahan pengisi (filler) dengan komposisi 0 gr, 15gr, 30gr. Pengujian dilakukan pada kondisi kering dan basah. Hasilnya Korona yang terjadi pada sampel dengan filler 30gr lebih lama dibandingkan dengan sampel dengan filler 15gr, dan nilai tegangan tembus yang terjadi pada sampel dengan filler 30gr lebih tinggi dibandingkan dengan sampel dengan filler 15gr.  Dengan demikian peningkatan filler  secara  bertahap  dapat  memperbaiki nilai tegangan tembus pada sampel isolator.   Kata Kunci: Isolator Polimer, Resin Epoxy, Filler, Abu TongkolJagung
Published
2020-02-13
Section
Articles