Analisa Dampak Kenaikan Setting Tegangan di GI Tarahan Terhadap Performa Sistem 20kV PT. Bukit Asam Tbk

  • Herri Gusmedi
  • Khairudin

Abstract

Intisari — Untuk menangani masalah penurunan tegangan pada penyulang Pesisir, PT. PLN UID Lampung mempertimbangkan untuk menyesuaikan tegangan nominal menjadi 21 kV di terminal bus transfomator di Gardu Induk Tarahan. Jika perubahan tegangan ini dilakukan, akan membawa dampak bagi pelanggan yang terhubung pada penyulang yang bersangkutan, dalam hal ini PT. Bukit Asam Unit Pelabuhan Tarahan yang tersambung pada penyulang Pesisir. Untuk mengantisipasi dampaknya, PTBA Peltar harus menganalisis dengan cermat untuk setiap masalah yang mungkin timbul. Penelitian ini bertujuan untuk membantu PTBA Peltar dalam mempertimbangkan dan memberikan rekomendasi untuk mengatasi masalah ini dengan mensimulasikan beberapa skenario. Terdapat sembilan skenario yang disimulasikan dalam penelitian ini. Sehingga pada akhirnya, pilihan terbaik yaitu dengan membiarkan konfigurasi jaringan apa adanya saat ini dan memberikan saran untuk menunda perubahan setting tegangan ke 21 kV.Kata kunci — Tap Changer, Transformator, Kenaikan Tegangan, Drop Tegangan, Load Flow.Abstract — To deal with the voltage drop issue on the “Pesisir” feeder, PT. PLN UID Lampung are considering to adjust the nominal voltage to 21 kV at the transfomer terminal bus in Tarahan Substation. If this new setting executed, it will bring an impact to the customer connected to the corresponding feeder in this case PT. Bukit Asam Unit Pelabuhan Tarahan (PTBA Peltar). To anticipate the impact, PTBA Peltar should analyze carefully any problem that may set in. This work helps PT. Bukit Asam to consider and manage any action to deal with this issue by simulating some scenarios. There are nine scenarios simulated in this study. Finnaly the best choise is to let the network configuration as it is and the advice is to postpone the re-adjust transformer tap to 21 kV.Keywords— Tap Changer, Transformer, Overvoltage, Voltage Drop, Load Flow.
Published
2020-06-26
Section
Articles